Analisis Tema LKMM PRA TD UINSA 2022 "LIGHTNING⚡"

       LKMM Pra-TD merupakan singkatan dari Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Tingkat Dasar. Di LKMM Pra-TD ini mahasiswa diberikan pengetahuan mengenai Pola Pikir Prestatif, Berpikir Kritis, Pengenalann serta Pengembangan diri dan Keterampilan Berkomunikasi. LKMM ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan memimpin dengan cara
memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan kemampuan
manajerial. Secara khusus tujuan tersebut di atas dapat di jabarkan sebagai berikut:
1. Mahasiswa memiliki keterampilan manajerial yang sepadan dengan tingkat
tanggung jawabnya masing-masing.
2. Mahasiswa memiliki tanggung jawab, jujur, sikap mandiri, kemampuan
bekerjasama, dan jiwa kewirausahaan karena kemampuannya berorganisasi.
3. Mahasiswa memiliki dan mampu mengembangkan sikap yang berorientasi pada
prestasi dan pencapaian hasil yang sebaik mungkin.
4. Mahasiswa mampu menerapkan dan mengembangkan kemampuannya untuk
berpikir secara ilmiah dalam praktek berorganisasi.
5. Mahasiswa mampu menerapkan kesadaran berbangsa dan bernegara serta rasa
cinta tanah air.
6. Mahasiswa memiliki kompetensi yang utuh.
        Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk memberi bekal pengetahuan dan keterampilan manajerial untuk mengelola berbagai organisasi kemahasiswaan. Salah satu outcome dari pelaksanaan LKMM ialah mahasiswa sebagai insan dewasa tidak hanya menjadi pemimpin yang baik, tetapi juga yang mempunyai kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pembangunan dan masyarakat di masa mendatang. Di harapkan juga melalui platform ini Mahasiswa mampu untuk mengerti pada saat kondisi apa mereka dapat mengambil keputusan A atau keputusan B. sehingga pada suatu hari nanti apabila mereka ingin menjalankan sebuah organisasi mereka sudah memiliki bekal dari dini untuk memanajemen diri dan manajemen waktu, juga memiliki jiwa profesionalitas dalam berorganisasi, serta menjadi pribadi yang dapat mengetahui situasi dimana harus tegas, bijaksana, dan dapat diandalkan.
         Selain dari beberapa pertanyaan diatas faktor terpenting dari LKMM pra TD ini ialah manajemen diri. Manajemen diri berarti menempatkan segala sesuatu secara teratur dalam hidup, dalam penggunaan waktu, pilihan, kepentingan, kegiatan, serta dalam keseimbangan fisik dan mental. Ini juga berarti mendorong diri untuk maju, mengatur semua unsur pribadi, mengendalikan potensi kemauan untuk mencapai hal-hal yang baik, dan mengembangkan berbagai aspek kehidupan pribadi untuk membuatnya lebih sempurna. Syarat pertama untuk semua mahasiswa untuk mencapai tujuan pendidikan mereka adalah motivasi diri. Kedua, organisasi diri, menyiapkan sebaik mungkin terhadap pikiran, tenaga, waktu, tempat, benda dan semua sumber daya lainnya dalam kehidupan seseorang sehingga mahasiswa mencapai efisiensi pribadi. Sehingga peran ganda sebagai mahasiswa dan pekerja dapat berjalan beriringan. 
          LKMM pra TD UINSA tahun ini mengangkat tema LIGHTNING. LIGHTNING berasal dari kata bahasa Inggris yang berarti petir. Petir adalah gejala alam yang bisa dianalogikan dengan sebuah kapasitor raksasa, dimana lempeng pertama adalah awan (bisa lempeng negatif atau lempeng positif) dan lempeng kedua adalah bumi (dianggap netral). Seperti yang sudah diketahui kapasitor adalah sebuah komponen pasif pada rangkaian listrik yang bisa menyimpan energi sesaat (energy storage). Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif dan awan lainnya bermuatan positif. Tema ini makna yang luar biasa : 
          1. Kekuatan besar 
           Simbol kekuatan yang sangat besar. Petir mampu menghancurkan berbagai macam benda yang disambarnya. Tegangan muatan listrik bisa mencapai 26.000 ampere. Itu bisa mencukupi kebutuhan listrik satu kampung atau bahkan lebih. Namun dari makna ini kita sebagai mahasiswa harus mempunyai kekuatan dalam menghadapi sesuatu yang menjadi tantangan tersendiri untuk terus bisa maju dan dengan kekuatan ini kita mampu meningkatkan value yang ada pada diri kita atau bisa disebut dengan self improvement. 
           2. Kecepatan
          Menurut riset sambaran petir mampu bergerak dengan kecepatan cahaya atau sekitar 670 juta mph. Sambaran petir rata-rata bergerak pada kecepatan 270 ribu mph. Artinya bahwa petir sangat representatif untuk menggambarkan sebuah kecepatan. Kecepatan disini dalam artian sebagai mahasiswa kita mampu cepat dan tanggap dalam menghadapi situasi seperti sekarang ini yang tidak memiliki batasan. Cepat dalam artian peduli terhadap lingkungan dan masyarakat yang mampu memberikan social impact yang baik dengan prinsip agent of change dimana mahasiswa memiliki tekad untuk bergerak cepat kearah yang lebih baik dengan menanamkan nilai positif dalam diri sendiri menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi kepada orang lain. Sebagai penggerak perubahan, mahasiswa juga perlu memiliki tekad dan semangat yang kuat.
          3. Cahaya 
          Cahaya yang diciptakan oleh petir adalah cahaya singkat yang menakutkan. Petir nampak menyeramkan saat berlatarkan langit hitam. Cahaya dari petir bisa diartikan sebagai cahaya dalam kegelapan yang eksklusif dan spesial. Cahaya dapat memperlihatkan keagungannya dengan cara menembus kabut dan awan gelap. Namun cahaya disini bukan berarti menyeramkan ya teman teman. Cahaya dapat diartikan mampu memancarkan cahaya dan menerangi kepada yang lain. Hal ini menjadi simbolisasi bahwa sebagai mahasiswa harus memiliki semangat, perjuangan, keteladanan hidup, dan mampu memberikan pengaruh positif dengan mendedikasikan diri untuk menginterpretasikan nilai kemoralan, profesionalisme serta mampu menjadi cahaya bagi orang lain dengan manifestasi kecerdasan individual yang berada di tengah desakan kebutuhan masyarakat atas masalah-masalah yang ada.

Comments